Harga Sewa Crane 2026: Daftar Lengkap per Tonase, Simulasi Biaya & Panduan Memilih (Jabodetabek, Banten, Jabar)
Ringkasan Cepat Harga Sewa Crane 2026

Kisaran harga sewa crane per tonase, sebelum masuk ke rincian lengkap:
Tonase | Jenis | Estimasi per Shift (8 jam) | Estimasi per Bulan |
5–25 ton | Mobile/Truck Crane | Rp2.500.000 – Rp4.500.000 | Rp45.000.000 – Rp75.000.000 |
30–50 ton | Truck Crane | Rp4.500.000 – Rp8.000.000 | Rp75.000.000 – Rp120.000.000 |
75–100 ton | Truck/Crawler Crane | Rp8.000.000 – Rp15.000.000 | Rp130.000.000 – Rp180.000.000 |
150–200 ton | Crawler Crane | Sesuai survei lokasi | Sesuai survei lokasi |
Harga belum termasuk PPN, mob-demob, dan biaya standby — rinciannya ada di bagian berikutnya.
Lompat ke bagian: Tabel harga lengkap · Simulasi total biaya · FAQ
Untuk penawaran sesuai lokasi dan kebutuhan proyek, hubungi tim Azza Crane — [LINK: halaman kontak/WhatsApp].
Daftar Harga Sewa Crane per Tonase & Jenis
Tarif sewa crane dihitung dalam tiga satuan: per shift (8 jam kerja), per jam (minimum sewa 50 jam), dan per bulan (setara 200 jam). Rinciannya per jenis crane:
Mobile & Truck Crane (5–100 Ton)
Tonase | Per Shift | Per Jam (min 50 jam) | Per Bulan (200 jam) |
5 ton | Rp2.500.000 | Rp350.000 | Rp45.000.000 |
25 ton | Rp3.800.000 | Rp500.000 | Rp65.000.000 |
50 ton | Rp6.500.000 | Rp850.000 | Rp110.000.000 |
75 ton | Rp10.000.000 | Rp1.300.000 | Rp150.000.000 |
100 ton | Rp13.500.000 | Rp1.750.000 | Rp180.000.000 |
[LINK: halaman produk Mobile & Truck Crane]
Crawler Crane (100–200 Ton)
Crawler crane umumnya disewa untuk proyek jangka panjang seperti erection struktur baja atau instalasi mesin pabrik berat. Sistem harganya biasanya per bulan atau per proyek, dengan biaya setting-dismantling dihitung terpisah karena sangat tergantung kondisi lokasi, akses, dan daya dukung tanah.
(Catatan tim: isi kisaran harga riil di sini — draf sebelumnya mengarang angka Rp180 juta–Rp250 juta tanpa dasar data.)
Untuk tonase ini, penawaran umumnya disusun setelah survei lokasi. [LINK: form request survei & penawaran]
[LINK: halaman produk Crawler Crane]
Rough Terrain Crane
Cocok untuk medan tidak rata, seperti area konstruksi awal atau lahan yang belum diaspal. Struktur tarifnya secara umum sebanding dengan truck crane pada tonase setara, dengan tambahan pertimbangan biaya akses medan yang besarnya tergantung kondisi lokasi masing-masing proyek.
(Catatan tim: draf sebelumnya mencantumkan tabel rupiah spesifik untuk jenis ini — dihapus karena tidak ada basis data. Isi dengan angka riil bila tersedia.)
[LINK: halaman produk Rough Terrain Crane]
Apa yang Termasuk & Tidak Termasuk dalam Harga
Cakupan harga sewa crane penting diperjelas di awal supaya anggaran proyek tidak meleset di tengah jalan.
Umumnya sudah termasuk:
- Operator berpengalaman & bersertifikat
- Unit dalam kondisi siap pakai dan sudah diinspeksi
Umumnya belum termasuk:
- Bahan bakar (BBM) — kecuali disepakati lain dalam kontrak
- Uang makan dan akomodasi/mess operator untuk proyek luar kota
- Biaya mobilisasi & demobilisasi (mob-demob)
- PPN dan PPh Pasal 23
- Biaya standby (unit menunggu karena lokasi belum siap atau cuaca hujan tetap dihitung sebagai jam sewa)
- Perizinan akses lokasi (khusus kawasan industri tertentu)
Minta rincian komponen ini tertulis dalam penawaran sebelum kontrak berjalan.
[LINK: FAQ syarat & ketentuan sewa]
Faktor-Faktor yang Menentukan Harga Sewa Crane
Enam faktor utama yang membuat harga sewa crane bervariasi antar proyek:
- Kapasitas (tonase) — makin besar tonase, makin tinggi tarif, karena biaya operasional dan mobilisasi unit besar lebih mahal.
- Durasi sewa — tarif per bulan lebih efisien dibanding per shift untuk kebutuhan jangka panjang.
- Lokasi & jarak dari basecamp — memengaruhi biaya mob-demob dan potensi biaya akomodasi operator.
- Jenis crane — truck crane, crawler crane, dan rough terrain punya struktur biaya berbeda karena kompleksitas mobilisasi yang berbeda.
- Kondisi medan & akses lokasi — lahan sulit dijangkau atau daya dukung tanah rendah dapat menambah biaya persiapan (matting, perkuatan tanah).
- Dokumen K3 yang dipersyaratkan — proyek di kawasan industri tertentu bisa mewajibkan dokumen tambahan yang memengaruhi proses administrasi.
Biaya Mobilisasi & Demobilisasi (Mob-Demob): Cara Menghitungnya
Mob-demob adalah salah satu komponen biaya yang kerap kurang diperhitungkan di awal, padahal bisa menambah signifikan ke total anggaran proyek. Dasar perhitungannya:
- Jarak tempuh dari basecamp ke lokasi proyek (pulang-pergi)
- Tonase unit — makin besar, makin kompleks proses mobilisasinya
- Kebutuhan alat bantu seperti trailer atau low bed untuk crane berukuran besar
(Catatan tim: draf sebelumnya mencantumkan kisaran rupiah spesifik untuk mob-demob — dihapus karena tidak ada dasar data dari riset kompetitor maupun data internal. Ganti dengan angka riil Azza Crane.)
Untuk crawler crane di atas 100 ton yang membutuhkan proses setting-dismantling, biaya ini umumnya dihitung terpisah dari harga sewa unit. Proyek di luar Jabodetabek umumnya juga dikenakan minimum sewa (misalnya 3 shift atau 100–200 jam) untuk mengompensasi jarak mobilisasi — pastikan ketentuan ini dikonfirmasi saat penawaran.
Vendor dengan basecamp lebih dekat ke lokasi proyek pada dasarnya memiliki keunggulan biaya mob-demob dibanding vendor yang berbasis jauh — pertimbangkan ini saat membandingkan penawaran.
Simulasi Total Biaya Sewa Crane untuk Proyek Anda
Ilustrasi berikut adalah contoh perhitungan untuk memudahkan Anda menyusun anggaran — bukan tarif riil. Skenario: truck crane 50 ton selama 5 hari kerja untuk pekerjaan erection baja.
Komponen | Ilustrasi Biaya |
Sewa unit (5 shift × Rp6.500.000) | Rp32.500.000 |
Mob-demob | sesuaikan dengan jarak lokasi |
BBM | sesuaikan dengan estimasi konsumsi |
Uang makan & mess operator (5 hari) | sesuaikan dengan kesepakatan |
PPN 11% (dari DPP nilai lain, efektif 11%) | dihitung dari subtotal di atas |
PPh 23 (2% dari nilai bruto, jika vendor ber-NPWP) | dipotong oleh pemberi kerja saat pembayaran |
Struktur perhitungan ini konsisten untuk hampir semua proyek — hanya komponen mob-demob, BBM, dan akomodasi yang perlu disesuaikan per lokasi. Untuk simulasi lengkap dengan angka pasti, konsultasikan dengan tim Azza Crane dan/atau konsultan pajak Anda.
Ingin simulasi biaya untuk proyek spesifik? [LINK: form request penawaran]
Cara Memilih Kapasitas (Tonase) Crane yang Tepat
Kesalahan umum adalah memilih tonase hanya berdasarkan berat beban, padahal kapasitas angkat crane menurun seiring bertambahnya radius kerja — ini yang ditunjukkan oleh load chart (tabel beban) setiap unit.
- Prinsip dasarnya: semakin jauh radius kerja dari titik crane ke titik angkat, semakin kecil kapasitas angkat maksimal yang tersedia, meskipun tonase unit yang sama. Besaran penurunannya berbeda-beda untuk tiap merek dan model unit, sehingga load chart aktual unit yang akan disewa perlu dicek langsung, bukan diasumsikan dari tonase nominal.
- Safety factor: praktik industri umumnya menyisakan margin aman dari kapasitas maksimal load chart untuk mengantisipasi faktor angin, ayunan beban, dan ketidakstabilan tanah.
- Data yang dibutuhkan sebelum menentukan tonase: berat beban aktual, radius kerja, tinggi angkat, dan kondisi tanah/akses lokasi.
Karena perhitungan ini teknis, tim Azza Crane menyediakan survei lokasi dan konsultasi lifting plan sebelum Anda memutuskan tonase — sehingga tidak over-spek (biaya membengkak) atau under-spek (risiko keselamatan).
Mengenal Jenis-Jenis Crane & Kapan Menggunakannya
Jenis Crane | Karakteristik | Cocok Untuk |
Truck Crane | Mobilitas tinggi, cepat setup, bisa jalan di jalan raya | Proyek jangka pendek, lokasi mudah diakses |
Mobile Crane | Fleksibel, kapasitas menengah | Pekerjaan angkat ringan-menengah di area terbuka |
Crawler Crane | Stabilitas tinggi di tanah lunak, kapasitas besar | Proyek jangka panjang, erection struktur berat, pabrik |
Rough Terrain Crane | Mampu melintasi medan tidak rata | Area konstruksi awal, lahan belum diaspal |
[LINK: halaman perbandingan lengkap jenis crane]
Legalitas & Keselamatan (K3): SIA, SILO, SIO
Untuk proyek di kawasan industri seperti EJIP, MM2100, atau Jababeka, kelengkapan dokumen legal dan K3 sering menjadi syarat sebelum unit crane diizinkan masuk lokasi:
- SIA (Surat/Sertifikat Izin Alat) — bukti bahwa unit crane telah melalui uji kelayakan.
- SILO (Sertifikat/Surat Izin Layak Operasi) — dikeluarkan setelah riksa uji berkala oleh pihak berwenang (Kemnaker/PJK3).
- SIO (Surat Izin Operator) — sertifikasi resmi bahwa operator memenuhi kompetensi sesuai regulasi Kemnaker.
(Catatan tim: pastikan klaim di bawah ini akurat untuk seluruh armada sebelum publish.)
Pastikan vendor sewa crane Anda dapat menunjukkan ketiga dokumen ini sebelum unit dikerahkan ke lokasi. Tanyakan status dokumen unit yang akan disewa saat proses survei atau penawaran, khususnya untuk proyek di kawasan industri yang mensyaratkannya secara ketat.
Aspek Pajak Sewa Crane untuk Perusahaan (PPN & PPh 23)
Bagi perusahaan (PT, kontraktor, manufaktur), aspek pajak sewa alat berat perlu diperhitungkan dalam RAB:
- PPN: tarif efektif PPN atas sewa crane adalah 11% (dihitung dari Dasar Pengenaan Pajak nilai lain, mengikuti PMK No. 131/2024 dan PMK No. 11/2025). Pastikan vendor berstatus PKP (Pengusaha Kena Pajak) agar faktur pajak dapat dikreditkan.
- PPh Pasal 23: atas sewa harta seperti alat berat, tarifnya 2% dari nilai bruto, dipotong oleh pemberi kerja (klien) saat pembayaran. Tarif ini naik menjadi 4% apabila vendor tidak memiliki NPWP.
- Minta faktur pajak dan pastikan status PKP & NPWP vendor sebelum kontrak berjalan, terutama untuk klien korporat/manufaktur yang memerlukan bukti potong resmi.
Regulasi pajak dapat berubah. Konsultasikan angka spesifik dengan konsultan pajak sebelum digunakan sebagai acuan resmi.
Sewa vs Beli Crane: Mana yang Lebih Menguntungkan?
Untuk kebutuhan proyek jangka pendek hingga menengah, sewa umumnya lebih menguntungkan dibanding membeli unit baru:
Aspek | Sewa | Beli |
Modal awal | Rendah (bayar per proyek) | Sangat tinggi |
Perawatan & servis | Ditanggung penyedia jasa | Ditanggung sendiri |
Risiko idle cost | Tidak ada (bayar saat dipakai) | Tinggi (unit menganggur tetap membebani) |
Fleksibilitas tonase | Bisa sesuaikan per proyek | Terbatas pada unit yang dimiliki |
Depresiasi | Tidak berlaku | Nilai aset turun tiap tahun |
Sewa menjadi pilihan yang lebih rasional kecuali kebutuhan crane perusahaan Anda rutin dalam volume tinggi sepanjang tahun.
Syarat, Ketentuan & Alur Pemesanan Sewa Crane di Azza Crane
- Konsultasi kebutuhan — sampaikan jenis pekerjaan, berat beban, radius, dan lokasi proyek.
- Survei lokasi (gratis) — tim teknis memastikan akses, kondisi tanah, dan tonase yang tepat.
- Penawaran & kontrak/SPK — rincian harga termasuk komponen tambahan (mob-demob, pajak, dll).
- DP & penjadwalan — umumnya DP 50% di awal, pelunasan sesuai kesepakatan.
- Eksekusi & pendampingan operator bersertifikat selama proyek berlangsung.
[LINK: halaman kontak/form pemesanan]
Area Layanan Azza Crane
Azza Crane melayani sewa crane di kawasan Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat, dengan fokus pada kawasan industri seperti Cikarang, Karawang, dan Cilegon — mencakup kebutuhan seperti:
- Erection struktur baja pabrik
- Instalasi mesin & peralatan berat
- Pengangkatan chiller, genset, dan unit HVAC
- Bongkar-muat kontainer & material proyek
(Catatan tim: sebutkan lokasi basecamp aktual di sini jika relevan dengan area-area tersebut — jangan klaim keunggulan lokasi tanpa data yang benar.)
[LINK: artikel turunan per kota — Cikarang / Karawang / Cilegon]
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Berapa harga sewa crane per jam, per shift, dan per bulan? Bervariasi tergantung tonase dan jenis crane — lihat tabel lengkap di atas. Untuk penawaran akurat, sebutkan tonase dan lokasi proyek Anda.
2. Satu shift itu berapa jam? Umumnya 8 jam kerja. Sewa per jam biasanya punya minimum 50 jam, dan per bulan setara 200 jam.
3. Apakah harga sudah termasuk operator dan BBM? Operator umumnya sudah termasuk. BBM biasanya tidak termasuk kecuali disepakati lain — cek detail pada bagian “Apa yang Termasuk & Tidak Termasuk” di atas.
4. Apa itu mob-demob dan berapa biayanya? Mob-demob adalah biaya mobilisasi dan demobilisasi unit dari basecamp ke lokasi proyek. Besarannya tergantung jarak dan tonase — konfirmasikan langsung saat penawaran.
5. Berapa minimal sewa crane? Umumnya minimum 1 shift untuk sewa harian, atau minimum 50 jam untuk sewa per jam.
6. Jika pekerjaan selesai dalam 4 jam, apakah tetap bayar 1 shift penuh? Ya, umumnya berlaku minimum 1 shift meskipun pekerjaan selesai lebih cepat.
7. Apakah ada biaya tambahan untuk kerja shift malam? Umumnya ada surcharge tambahan untuk pekerjaan di luar jam operasional standar — konfirmasikan saat penawaran.
8. Apakah tarif berlaku untuk proyek di luar Jabodetabek? Bisa, namun biasanya ada minimum charge tambahan untuk mengompensasi jarak mobilisasi.
9. Bagaimana cara memilih tonase crane yang tepat? Berdasarkan berat beban, radius kerja, dan tinggi angkat — bukan hanya berat beban saja. Lihat penjelasan load chart di atas.
10. Apa beda sewa harian, mingguan, dan bulanan? Semakin panjang durasi, semakin efisien tarif per satuan waktu — sewa bulanan biasanya lebih hemat dibanding akumulasi sewa harian.
11. Apakah unit crane Azza Crane dilengkapi SIA/SILO/SIO? Konfirmasikan status dokumen unit yang akan disewa saat survei lokasi atau penawaran, terutama untuk proyek di kawasan industri yang mensyaratkannya.
12. Apakah harga yang ditampilkan sudah termasuk PPN? Umumnya belum — PPN dan PPh 23 dihitung terpisah sesuai regulasi yang berlaku. Lihat bagian pajak di atas untuk detail.
Konsultasi & Minta Penawaran Harga
Butuh crane untuk proyek Anda? Tim Azza Crane siap membantu survei lokasi gratis dan memberikan penawaran sesuai tonase, lokasi, dan kebutuhan spesifik proyek Anda.
📞 Hubungi kami via WhatsApp: [LINK: nomor WA] 📩 Atau isi form penawaran: [LINK: form kontak]
